Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,41 persen, sedangkan kontrak minyak sawit bertambah 0,59 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade melemah 0,43 persen.
Pergerakan harga CPO turut dipengaruhi harga minyak nabati pesaingnya karena komoditas tersebut bersaing untuk mendapatkan pangsa di pasar minyak nabati global.
Di sisi lain, harga minyak mentah kembali melemah setelah melonjak sekitar 4 persen pada sesi sebelumnya.
Penurunan terjadi setelah Iran menyatakan masih terbuka terhadap jalur diplomasi untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS), meski kedua negara masih memiliki perbedaan pandangan yang jauh mengenai cara mengakhiri konflik tersebut.
Pelemahan harga minyak mentah membuat CPO menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel karena keekonomian penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar nabati turut dipengaruhi oleh harga energi fosil.