Tekanan juga datang dari pasar energi. Harga minyak mentah turun lebih dari 3 persen setelah pejabat Iran dan Qatar menggelar pembicaraan selama tiga hari berturut-turut untuk mendorong kesepakatan mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Pelemahan harga minyak mentah membuat minyak sawit relatif kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel, sehingga mengurangi salah satu sumber dukungan permintaan terhadap komoditas tersebut.
Meski demikian, pergerakan minyak nabati pesaing menunjukkan tren beragam. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,59 persen, sedangkan kontrak minyak sawitnya menguat 0,72 persen.
Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik tipis 0,02 persen.
Harga minyak sawit umumnya mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena ketiganya bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.