"Produksi minyak sawit yang lebih tinggi dari perkiraan dan ekspor yang lemah telah meningkatkan kekhawatiran bahwa stok Malaysia dapat melampaui 3,1 juta ton pada akhir September," kata Bagani, seperti dikutip Reuters.
Pemerintah India pada Rabu (23/9) memangkas bea masuk dasar untuk minyak nabati mentah dan olahan, termasuk minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari.
Kebijakan tersebut ditempuh untuk menekan harga minyak nabati menjelang puncak musim festival di India.
Harga CPO diperkirakan masih menghadapi tekanan seiring meningkatnya persediaan di Malaysia dan lemahnya pembelian dari India, negara importir minyak nabati terbesar di dunia. Di sisi lain, dampak El Nino terhadap pasokan sawit juga belum terasa di pasar.
Pelaku industri menilai kondisi tersebut menjadi beban bagi harga CPO dalam jangka pendek.