IDXChannel—Pemerintah Kamboja tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk membekuk para ‘mastermind’ di balik jaringan operasi penipuan online. Sebelumnya, sejumlah pihak menyangsikan bahwa pemberantasan yang dilakoni pemerintah Kamboja tidak berhasil.
Melansir CNA (25/6/2026), sebelum menyatakan hal tersebut, pemerintah Kamboja dengan tegas mengatakan bahwa negaranya tidak akan menjadi safe haven bagi gembong jaringan penipuan online.
Salah satu upaya pemberantasan yang telah dilakukan adalah penggerebekan dan penutupan sejumlah kompleks yang digunakan sebagai lokasi operasional jaringan online scam.
Namun, banyak pihak menyangsikan keberhasilan operasi penggerebekan tersebut. Sebab, tokoh-tokoh terkenal dan ‘bekingan’ gembong online scammer di negara itu masih bebas berkeliaran.
“Jelas sekali banyak kompleks besar yang masih aktif meskipun jaringan lain sudah digerebek. Teknologinya, jaringan pencucian uangnya, dan fasilitatornya juga masih tetap beroperasi,” kata Senior Analyst Blockchain Intelligence TRM Labs, John Wojcik.