Di sisi lain, ringgit yang menjadi mata uang perdagangan CPO menguat 0,02 persen terhadap dolar AS. Penguatan ringgit membuat CPO sedikit lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing.
Sementara itu, impor minyak bunga matahari India turun pada September ke level terendah dalam lebih dari empat tahun setelah perang Ukraina mengganggu pengiriman.
Kondisi tersebut mendorong para penyuling meningkatkan pembelian CPO ke level tertinggi dalam tujuh bulan. (Aldo Fernando)