Ultrajaya memiliki posisi keuangan yang kuat. Hingga akhir Juni 2026, posisi kas dan setara kas mencapai Rp2,85 triliun. Sementara itu, saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp7,23 triliun, memungkinkan perseroan untuk mengalokasikan dividen jumbo kepada para pemegang saham.
Aksi korporasi ini juga semakin memperkuat bisnis perseroan. Lewat sinergi Frisian Flag dan Ultrajaya, langkah bisnis tersebut melengkapi lini produk keduanya di mana Ultrajaya memiliki kekuatan di segmen susu UHT dan teh kotak, sedangkan Frisian Flag memiliki keunggulan di segmen susu kental manis (SKM) dan susu bubuk.
Dari sisi keuangan, rencana transaksi ini juga berpotensi membuat aset Ultrajaya melesat menjadi Rp30,7 triliun. Angka itu sudah termasuk goodwill sebesar Rp9,13 triliun yang muncul akibat akuisisi.
(Rahmat Fiansyah)