Selain itu, BKI juga bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) dalam aksi korporasi ini. BKI menyediakan dana untuk menyerap hingga 10,5 miliar HMETD.
Dalam prospektus terbaru, EMP juga merinci rencana penggunaan dana hasil rights issue, yakni sebesar 54,8 persen akan dipinjamkan kepada EMP Bentu untuk pengeboran 9 sumur, 16,1 persen dipinjamkan kepada EMP Inc. untuk pembangunan pipa penyaluran gas dan modal kerja.
Kemudian 13,5 persen akan dipinjaman kepada PT Imbang Tata Alam (ITA) untuk pelaksanaan Pilot Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Malibur dan sisanya dipinjamkan kepada sejumlah anak usaha lain untuk pengeboran, pemeliharaan, dan pembangunan berbagai fasilitas.
(Rahmat Fiansyah)