Peluang tersebut dinilai semakin besar seiring meningkatnya kebutuhan susu untuk konsumsi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pertumbuhan penduduk juga dipandang dapat menjadi faktor pendorong permintaan produk susu dalam jangka panjang.
Menurut Ari, perseroan ingin memperkuat posisinya sebagai perusahaan agribisnis terintegrasi yang mampu memenuhi kebutuhan protein hewani dalam negeri, mulai dari daging dan produk olahannya hingga susu sapi.
"Kami menilai industri susu dalam negeri masih memiliki ruang tumbuh yang sangat besar. Apalagi, kebutuhan susu nasional juga diproyeksikan terus meningkat sejalan dengan hadirnya program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga bonus demografi," katanya.
Melalui pengembangan aset di Sukabumi dan peternakan di Banyumas, BEEF berharap dapat meningkatkan kapasitas bisnis pemerahan sapi sekaligus mengembangkan produk susu kemasan dan wisata edukasi peternakan.
(Rahmat Fiansyah)