Mendukung sentimen pasar, harga minyak Brent turun 1 persen menjadi sekitar USD102,80 per barel, sedangkan indeks dolar Amerika Serikat (USD) Bloomberg tidak banyak berubah. Nilai tukar yen stabil di kisaran 156,90 per USD setelah sempat melemah lebih dari 2 persen pada pekan lalu.
Pejabat AS dan China bertemu di New York, dengan diskusi yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng. Bessent menggambarkan pembicaraan yang mencakup topik kecerdasan buatan (AI), perdagangan, dan investasi tersebut sebagai pertemuan yang sangat sukses.
Pertemuan puncak tersebut kemungkinan besar hanya akan menjaga stabilitas hubungan mereka, tulis para ahli strategi Commonwealth Bank of Australia yang dipimpin oleh Joseph Capurso dalam catatan kepada klien.
"Kami memperkirakan People’s Bank of China akan terus mengarahkan penguatan mata uang CNY menjelang pertemuan puncak tersebut," katanya.
Pembicaraan ini menambah lapisan kehati-hatian bagi pasar yang sebelumnya sudah menghadapi berbagai tantangan, seperti konflik terkait Iran, kekhawatiran akan kembalinya inflasi, belanja besar-besaran di sektor AI, dan imbal hasil obligasi global yang tinggi.
Dengan minimnya rilis data ekonomi penting dalam beberapa hari ke depan, perhatian akan tertuju pada pertemuan puncak tersebut, menyusul pekan di mana Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023 dan Bank of Japan menaikkan biaya pinjaman melalui keputusan dengan suara yang terpecah (split decision).
(Dhera Arizona)