IDXChannel - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dikabarkan menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pemilik baru PT Kideco Jaya Agung, perusahaan tambang batu bara milik PT Indika Energy Tbk (INDY).
DealStreetAsia melaporkan bahwa BUMI tertarik mengambil alih Kideco dari INDY. Selain BUMI, calon pembeli lain yang telah melakukan kajian yakni Rio Tinto (Inggris-Australia) dan Emirates Global Aluminium (UEA).
INDY sebelumnya dilaporkan berencana melepas kepemilikan Kideco kepada pihak lain dengan nilai valuasi lebih dari USD1 miliar atau Rp18 triliun. Namun, rencana tersebut belum tentu terealisasi.
BUMI menolak berkomentar atas spekulasi pasar. Senada, INDY juga sebelumnya enggan menanggapi isu yang dilaporkan Bloomberg tersebut pada medio 2026.
"Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi perseroan, perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar," kata Corporate Secretary PT Indika Energy Tbk, Adi Pramono, pada pertengahan Juli 2026.
Kideco merupakan anak usaha Indika Energy yang selama ini menjadi tulang punggung utama perseroan. Mengacu laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan Kideco mencapai USD377,4 juta, berkontribusi hingga 72,8 persen terhadap total pendapatan INDY.
Bisnis batu bara tersebut menguntungkan bagi INDY di mana laba bersih Kideco pada periode yang sama mencapai USD42,4 juta. Laba bersih tersebut mengompensasi kerugian unit bisnis yang lain mengingat laba Indika Energy secara konsolidasi hanya USD7 juta.
Di pasar, harga saham BUMI bergerak menguat 1,15 persen ke Rp176. Sementara saham INDY juga menghijau sekitar 1,52 persen ke Rp2.670.
(Rahmat Fiansyah)