IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor untuk indeks LQ45 dan IDX80 periode 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027. Sejumlah saham baru masuk dan beberapa di antaranya terdepak dari kedua indeks utama tersebut.
Berdasarkan pengumuman BEI yang dirilis pada Selasa (27/10/2026), pada indeks LQ45, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) masuk sebagai penghuni baru dengan bobot pada indeks masing-masing sebesar 0,17 persen dan 0,37 persen.
Sementara itu, konstituen yang keluar indeks yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
LQ45 tercatat memiliki sebanyak 45 saham penghuni indeks dengan saham perbankan dengan bobot terbesar, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 15,00 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 15 persen, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 10,86 persen.
Untuk indeks IDX80, terdapat tiga saham yang masuk menjadi penghuni baru yakni PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dengan bobot 0,28 persen, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) 0,10 persen, PT Timah Tbk (TINS) 0,78 persen, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) 0,46 persen.
Sedangkan konstituen yang keluar dari indeks IDX80 ada empat yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Ada 80 saham yang tercatat dalam indeks IDX80. Saham dengan bobot terbesar yakni BBCA, BBRI, dan BMRI yang masing-masing 9 persen.
(Dhera Arizona)