"Selain memperbesar likuiditas perdagangan harian di bursa, kejelasan struktur kepemilikan dan potensi aksi korporasi ini terbukti menarik minat investor institusi domestik maupun mancanegara serta memberikan dorongan positif bagi valuasi saham SMLE di pasar," katanya.
Data juga memperlihatkan institusi asing dan reksa dana turut memperbesar posisi seperti Phillip Securities Pte Ltd (Singapura, 4,31 persen), UOB Kay Hian Pte Ltd (Singapura, 3,80 persen), CGS International Securities Singapore (2,78 persen), serta Reksa Dana OSO Moluccas Equity Fund (1,21 persen).
Bukan hanya itu saja, SMLE juga disebut-sebut telah menerima Letter of Interest dari sebuah perusahaan investasi yang berminat masuk sebagai investor strategis, ini bisa menandakan kemungkinan pergeseran pengendali perseroan.
Di sisi operasional, SMLE tengah menyiapkan pembentukan usaha patungan (joint venture) dengan mitra asal China yang ahli di material biodegradable.
Skema ini menggabungkan teknologi manufaktur mitra China dengan jaringan distribusi nasional SMLE, membidik pasar plastik mudah terurai domestik yang diproyeksikan tumbuh dari USD44,7 juta (2022) menjadi USD178,7 juta pada 2032, dengan CAGR 14,92 persen.