Di tengah penguatan dinamika harga saham perseroan di bursa, perhatian investor terfokus pada pergerakan pemegang saham utama serta kesiapan perseroan dalam menyambut mitra strategis baru.
Data registrasi pemegang saham per 31 Agustus 2026 mencatat pergeseran signifikan, PT Sinergi Asia Corporindo, yang dikendalikan oleh Siu Min Direktur Utama SMLE kini memegang 56,73 persen saham atau 1,32 miliar saham (turun dari sebelumnya di atas 72 persen). Penurunan ini hasil dari rangkaian divestasi bertahap sepanjang 2026.
Ruang yang terbuka dari divestasi ini diserap oleh investor perorangan besar bernama Ferdiansyah, yang kini memegang 144,33 juta lembar saham (6,20 persen ), menjadikannya pemegang saham individu domestik terbesar di luar pengendali utama.
Ferdiansyah merupakan Anggota DPR RI sejak 1999 yang memiliki rekam jejak profesional di bidang manajerial perusahaan serta latar belakang pendidikan Magister Manajemen. Akumulasi Ferdiansyah mencerminkan transformasi SMLE dari model bisnis trading bahan baku industri hulu menuju manufaktur dan formulasi khusus bermargin tebal, yang berpotensi mendongkrak valuasi saat ekspansi kapasitas dan penataan ekuitas rampung.
Aksi restrukturisasi kepemilikan itu juga mendongkrak porsi saham publik SMLE secara signifikan hingga menyentuh level 34,57 persen atau setara 802,98 juta saham yang terdistribusi di antara 2.905 pemegang saham, level likuiditas yang jauh lebih sehat dibanding sebelum divestasi. Di sisi publik, investor perorangan Njono Sampoerno menguasai 84,23 juta (3,62 persen)