Saat ini, Andalan menjalankan kegiatan operasional di tujuh lokasi pertambangan (site) yang tersebar di empat provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Maluku Utara.
Periode penawaran awal (book building) berlaku pada hari ini hingga 17 November 2026. Sementara itu, masa penawaran umum (offering) dijadwalkan 24-27 November 2026, sehingga saham dapat dicatatkan di BEI pada 1 Desember 2026.
Perseroan juga menetapkan masa perdagangan waran seri I mulai 1 Desember 2026 dan berakhir masa berlakunya 30 November 2028. Periode pelaksanaan atau penebusan dibuka pada 1 Juni 2027.
Dalam IPO ini, Andalan menunjuk Henan Sekuritas (HP) sebagai penjamin emisi efek.
(Rahmat Fiansyah)