sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Cerita Bisnis UMKM Cokelat, Gandeng Petani hingga Perkenalkan Produk ke Konsumen Mancanegara

Inspirator editor Kurnia Nadya
20/10/2026 10:45 WIB
TEI 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi perusahaan untuk bertemu langsung dengan calon pembeli dari luar negeri.
Cerita Bisnis UMKM Cokelat, Gandeng Petani hingga Perkenalkan Produk ke Konsumen Mancanegara. (Foto: Kemendag)
Cerita Bisnis UMKM Cokelat, Gandeng Petani hingga Perkenalkan Produk ke Konsumen Mancanegara. (Foto: Kemendag)

Coko Cacao Company menjalin kerja sama dengan petani dari enam wilayah, yakni Pangandaran di Jawa Barat, Jember di Jawa Timur, Tabanan di Bali, Berau di Kalimantan Timur, Polewali Mandar di Sulawesi Barat, serta Merauke di Papua Selatan. Menurut Andri, setiap daerah memiliki karakteristik kakao yang dapat menjadi daya tarik tersendiri. 

“Salah satu kekayaan kakao Indonesia terletak pada karakteristik rasa yang beragam. Keunikan tersebut merupakan peluang untuk memperkenalkan kakao dari berbagai daerah kepada pasar yang lebih luas. Selain itu, pengalaman mengembangkan minuman cokelat melalui Artisan Coko turut memperkenalkan Coko Cacao Company pada keragaman cita rasa tersebut,” ungkap Andri.

Andri menambahkan, ketertarikan terhadap kakao juga berangkat dari pandangan bahwa komoditas ini masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Di tengah banyaknya pelaku usaha pada sektor kopi dan teh, Andri menilai kakao memiliki peluang tersendiri, terutama dengan kekayaan bahan baku yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai perusahaan yang baru memulai bisnis bahan baku kakao pada awal 2026, Coko Cacao Company masih menghadapi sejumlah tantangan. Andri menyebut keterbatasan saluran pemasaran dan kapasitas produksi sebagai dua hal yang perlu dikembangkan.

Dari sisi pemasaran, Coko Cacao Company terus mempelajari cara memperkenalkan produknya kepada calon pembeli, termasuk melalui pengembangan situs web dan partisipasi dalam pameran perdagangan. 

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement