Selain gangguan saraf, nyeri otot juga menjadi salah satu keluhan yang dapat memengaruhi aktivitas fisik. Rasa tidak nyaman setelah berolahraga memang bisa terjadi, tetapi nyeri yang menetap atau berulang perlu dievaluasi untuk mengetahui penyebabnya.
Salah satu metode yang bisa digunakan ialah dry needling. Teknik ini menggunakan jarum tipis steril yang dimasukkan ke area otot tertentu untuk membantu menangani keluhan nyeri otot dan gangguan muskuloskeletal pada kondisi yang sesuai.
Pilihan lainnya adalah localized cryotherapy, yakni terapi menggunakan suhu dingin yang diarahkan pada area tubuh tertentu. Metode ini dapat digunakan sebagai terapi pendukung untuk membantu penatalaksanaan nyeri pada kondisi tertentu.
Meski dapat menjadi pilihan bagi sebagian pasien, kedua metode tersebut tidak otomatis cocok untuk semua jenis nyeri. Penentuan terapi perlu mempertimbangkan penyebab keluhan, kondisi kesehatan, serta hasil pemeriksaan tenaga medis.
Pada kondisi tertentu, pasien juga mungkin memerlukan rehabilitasi atau penanganan lain untuk mengatasi penyebab utama nyeri, bukan sekadar meredakan gejalanya.