"Sekarang Synchronize Fest didominasi oleh generasi yang jauh lebih muda, yang kala itu di tahun 2016 belum pernah datang. Kami membawa tema tersebut sebagai pengingat dan meneruskan pesan tentang kenapa festival ini dibuat. Ini jadi penanda pengingat untuk generasi muda," tutur Dila.
Lebih lanjut, Dila menegaskan bahwa Synchronize Fest konsisten membawa misi sosial untuk meruntuhkan sekat-sekat genre musik serta hierarki antar-musisi sejak awal didirikan.
"Dulu festival kan selalu berbicara tentang genre. Kami satukan semua genre-nya di Synchronize. Sekarang di saat semua sudah bersatu, kita jadikan Synchronize Fest sebagai perayaan persatuan. Tidak ada lagi klasifikasi level musisi komersial atau bawah tanah, semua menyatu," imbuhnya.
Sajikan Panggung Kolaborasi Lintas Genre
Sebagai wujud pergerakan dan perayaan persatuan musik, Synchronize Fest 2026 telah menyiapkan serangkaian proyek kolaborasi dan panggung tematik istimewa, di antaranya:
Emo Revival: Panggung nostalgia bagi penikmat skena emo/post-hardcore era 2000-an yang menghadirkan Alone At Last, Friends Of Mine, Killed By Butterfly (2006 Era), Killing Me Inside Re:Union, Side-B (Thirteen 2009 Era), hingga The Side Project.