sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Permudah Akses Wisata Pesisir, Kemenpar Kembangkan Rute Pesawat Amfibi, Bisa Mendarat di Air

Ecotainment editor Mei Sada
21/10/2026 13:42 WIB
Kemenpar mengembangkan rute ini bersama Santai Seaplane.
Permudah Akses Wisata Pesisir, Kemenpar Kembangkan Rute Pesawat Amfibi, Bisa Mendarat di Air. (Foto: Kemenpar)
Permudah Akses Wisata Pesisir, Kemenpar Kembangkan Rute Pesawat Amfibi, Bisa Mendarat di Air. (Foto: Kemenpar)

Wisatawan tidak selalu harus bergantung pada bandara dengan landasan pacu konvensional untuk mendekati lokasi tujuan, meskipun setiap rute tetap membutuhkan persiapan dan persetujuan operasional.

Dalam rencana pengembangan awal, Santai Seaplane menjajaki sejumlah titik pendaratan di perairan, termasuk Benoa di Bali, Pantai Sira dan Mandalika di Lombok, serta Labuan Bajo. Selain kawasan tersebut, Kepulauan Kangean, Maluku Utara, dan Danau Toba juga masuk dalam daftar destinasi yang sedang dijajaki.

Kehadiran transportasi alternatif ini berpotensi menarik bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi dengan akses perjalanan yang lebih fleksibel. Meski begitu, waktu tempuh, jadwal penerbangan, tarif, dan ketersediaan layanan untuk setiap rute masih perlu menunggu pengumuman resmi.

Bali direncanakan menjadi titik awal pengembangan layanan Santai Seaplane pada 2026. Pulau ini berpotensi berperan sebagai titik penghubung bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi pesisir dan kepulauan di Indonesia.

Salah satu wilayah yang masuk dalam penjajakan adalah Lombok, yang menawarkan beragam pilihan wisata alam dan pesisir. Ada pula Labuan Bajo yang dikenal sebagai pintu masuk untuk menjelajahi kawasan Taman Nasional Komodo.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement