4. Perokok Aktif maupun Pasif
Paparan asap rokok terbukti merusak struktur alami saluran pernapasan. Zat kimia dalam asap rokok melumpuhkan bulu-bulu getar (silia) di saluran napas serta melemahkan sel-sel imun paru.
“Akibatnya, infeksi lebih mudah masuk dan bertahan. Risiko ini juga mengintai orang di sekitar perokok, terutama anak-anak yang menghirup asap rokok di rumah,” cetus Prof. Erlina.
5. Penderita Penyakit Kronis
Seseorang yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), diabetes, hingga penyakit jantung disarankan untuk jauh lebih waspada terhadap potensi ISPA.
Pada penderita asma dan PPOK, ISPA dengan mudah memicu kekambuhan karena peradangan saluran napas yang sudah ada sebelumnya. Sementara pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi memperlemah sistem imun.
“Sementara pada penyakit jantung, ISPA memicu peradangan dan menurunkan kadar oksigen, sehingga jantung dipaksa bekerja lebih keras, bahkan bisa berujung pada serangan jantung,” jelas dia.