Park Hyatt Jakarta, misalnya, menawarkan pengalaman yang berkaitan dengan kawasan dan budaya di sekitarnya. Sementara properti Hyatt lainnya memiliki karakter pengalaman yang berbeda berdasarkan lokasi.
“Park Hyatt ini kan begitu banyak aktivitas dan experience yang kita tawarkan. Contohnya kan apalagi dari kita ini areanya area cultural,” katanya.
Dia melanjutkan, perbedaan karakter tersebut menjadi bagian dari cara hotel menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi tamu, bukan sekadar menyediakan fasilitas untuk menginap.
Pendekatan tersebut juga menjadi salah satu alasan Hyatt Fair Indonesia digelar. Marisa menjelaskan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan klien Hyatt dari berbagai daerah di Indonesia.
“Sebenarnya untuk lebih engage ke semua klien yang ada di Indonesia. Bukan cuma di Jakarta tapi ke seluruh klien yang ada di Indonesia,” katanya.
Dia menyebut pihaknya berupaya menjangkau berbagai segmen pasar, mulai dari leisure hingga corporate, termasuk klien dari berbagai daerah.
(Nur Ichsan Yuniarto)