“Setelah membuktikan sistem melalui TenuNYamaN di ARCH, fokus kami kini bukan lagi sekadar menunjukkan prefabrikasi dapat bekerja. Kami ingin memperlihatkan ViroFab sudah menjadi solusi yang siap diterapkan untuk proyek luxury hospitality dan premium residential, dengan kepastian kualitas, waktu dan biaya tanpa mengurangi kebebasan desain arsitektur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/8/2026).
Perjalanan ViroFab melalui TenuNYamaN menunjukkan bagaimana teknologi prefabrikasi dapat berkembang dari sebuah konsep menjadi sistem konstruksi yang memiliki aplikasi nyata.
Di JIA Curated 2026, pendekatan tersebut berkembang menjadi sebuah living showcase yang memperlihatkan kesiapan ViroFab untuk memasuki kebutuhan pasar luxury development. Konsep ini membawa narasi utama Certainty, Collaboration, Innovation, dan Future of Tropical Luxury Living.
Johan Yang menerangkan, bagi ViroFab, masa depan konstruksi bukan sekadar membangun lebih cepat, tetapi menghadirkan proses pembangunan yang lebih pasti. Kepastian tersebut mencakup kualitas hasil, waktu pengerjaan serta pengendalian anggaran, sekaligus tetap memberikan ruang bagi arsitek untuk menghasilkan desain yang memiliki karakter.