Untuk perjalanan jarak jauh melintasi jaringan terintegrasi Jalan Tol Trans Jawa, pengendara Golongan I asal Surabaya yang masuk via GT Kejapanan Utama menuju GT Kraksaan dikenakan tarif terintegrasi sebesar Rp129.500, serta sebesar Rp149.500 apabila menuju GT Paiton. Adapun bagi masyarakat asal Malang yang masuk melalui GT Malang, akumulasi tarif perjalanan menerus menuju GT Kraksaan adalah sebesar Rp165.500, dan sebesar Rp185.500 untuk tujuan akhir GT Paiton, yang berlaku sama untuk arah sebaliknya.
Masyarakat masih dapat menggunakan Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton secara gratis selama masa sosialisasi, yaitu hingga 13 Oktober 2026 pukul 23:59 WIB. Setelah tarif diberlakukan, pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan kartu uang elektronik dengan saldo memadai sebelum memulai perjalanan.
PT JPB mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu menggunakan kartu e-toll yang sama saat melakukan transaksi tap-in dan tap-out di gerbang tol, serta memastikan kecukupan saldonya sesuai simulasi rute perjalanan yang ditempuh agar tidak memicu antrean di gerbang keluar. Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui fitur CCTV di aplikasi Travoy dan hubungi Call Center 133 untuk bantuan di jalan tol.
Pengoperasian Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton menjadi bagian dari pengembangan konektivitas di kawasan timur Jawa Timur. Kehadiran ruas tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat menuju berbagai kawasan strategis dan destinasi wisata hingga Banyuwangi, termasuk konektivitas menuju Pelabuhan Ketapang.
Dengan pemberlakuan tarif tersebut, pengguna jalan diharapkan dapat memperoleh kepastian biaya perjalanan sekaligus memanfaatkan konektivitas yang ditawarkan oleh Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi Jawa Timur.
(Rahmat Fiansyah)