Selain membahas program listrik desa, Bahlil juga melaporkan kepada Prabowo terkait perkembangan pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik hasil kerja sama CATL dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam (ANTM).
Pabrik yang peletakan batu pertamanya dilakukan Presiden Prabowo setahun lalu itu kini sudah mulai berproduksi dan dalam waktu dekat akan diresmikan.
“Dalam waktu dekat akan diresmikan karena pabriknya sudah mulai produksi,” kata Bahlil.
Menurut Bahlil, saat ini Indonesia memiliki tiga fasilitas produksi baterai kendaraan listrik, yakni pabrik milik Hyundai, pabrik di Halmahera dengan investasi dari China, serta pabrik hasil kerja sama CATL dan Antam.
Dia menyebut pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem baterai kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia, mulai dari sektor pertambangan, pengolahan mineral, hingga produksi sel baterai.
“Mungkin tidak banyak negara yang memiliki ini. Nah ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi,” ujar Bahlil.
(Dhera Arizona)