Selain itu, DEN telah menyampaikan hasil studi uji coba Perlinsos Digital di Provinsi Bali kepada Presiden Prabowo. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi mampu mengurangi kesalahan dalam penentuan penerima bantuan sosial.
Berdasarkan hasil uji coba tersebut, tingkat exclusion error atau kesalahan yang menyebabkan masyarakat yang berhak tidak menerima bantuan berhasil ditekan sebesar 24,1 persen. Sementara itu, inclusion error atau kesalahan pemberian bantuan kepada masyarakat yang tidak berhak tercatat menurun sebesar 4,1 persen.
"Jadi artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran," jelas Firman.
(Shifa Nurhaliza Putri)