"Karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak atau yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer. Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi," ucap Luhut.
Sementara itu, Anggota DEN Firman Hidayat menambahkan bahwa uji coba digitalisasi Perlinsos saat ini telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia, yakni sebanyak 514 kabupaten/kota.
Hingga 20 Oktober 2026, jumlah keluarga yang terdaftar dalam program digitalisasi Perlinsos mencapai 11,5 juta kepala keluarga (KK). Proses pendaftaran juga didukung oleh ratusan ribu agen Perlinsos yang membantu masyarakat mengakses program bantuan sosial.
"Per hari ini sudah ada 11,5 juta KK yang terdaftar dalam digitalisasi perlinsos program digitalisasi perlinsos. Dan ada 775.000 agen perlinsos yang akhirnya membantu pendaftaran warga-warga kita yang membutuhkan bantuan sosial," kata Firman.
Firman mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar melalui portal Perlinsos yang telah melampaui 600.000 orang setiap harinya.