sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Peraih Nobel Peter Howitt Beri Strategi RI Lolos dari Jebakan Middle Income Trap

Economics editor Rohman Wibowo
26/10/2026 13:59 WIB
Hal tersebut dapat menjadi katalis untuk melepaskan diri dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap). 
Peraih Nobel Peter Howitt Beri Strategi RI Lolos dari Jebakan Middle Income Trap. Foto: iNews Media Group.
Peraih Nobel Peter Howitt Beri Strategi RI Lolos dari Jebakan Middle Income Trap. Foto: iNews Media Group.

Namun, meski pendekatan konglomerasi terbukti ampuh pada fase awal, peta jalan industrialisasi akan menemui titik jenuh saat perekonomian kian mendekati batas kemajuan teknologi.

"Persoalannya muncul ketika Anda mendekati garis depan teknologi, di mana institusi dan kondisi yang tadinya menguntungkan bagi fase mengejar ketertinggalan tidak lagi kondusif. Keuntungan dari keterbelakangan itu telah habis, sehingga Anda harus mulai memproduksi inovasi garis depan," tutur Howitt.

Kebutuhan akan terobosan baru menuntut hadirnya ekosistem bisnis yang memberi ruang gerak leluasa bagi entitas perintis yang berani mengambil risiko. Howitt menggarisbawahi soal disrupsi ekonomi hampir selalu dipelopori oleh unit-unit usaha baru yang gesit ketimbang pemain lama yang mapan.

"Apa yang Anda butuhkan untuk berinovasi di garis depan bukanlah korporasi raksasa yang kaku, melainkan ekosistem yang menumbuhkan perusahaan-perusahaan kecil, lincah, dan agresif sebagai motor inovasi radikal. Pola ini terbukti di Amerika Serikat dan Eropa, di mana disrupsi terbesar selalu lahir dari perusahaan rintisan baru," kata Howitt.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement