Dia menjelaskan, jaringan penyelundupan BBL melibatkan rantai distribusi yang panjang, mulai dari lokasi penangkapan, pengepul, tempat penampungan, hingga proses pengangkutan melalui jalur darat, laut, dan udara.
Oleh karena itu, pemberantasan penyelundupan tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan di pintu keluar wilayah Indonesia, tetapi harus menyasar seluruh jaringan yang terlibat.
"Kita tidak boleh lagi bekerja sendiri-sendiri dengan data, target, dan rencana operasi yang terpisah, seluruh langkah harus bergerak dalam satu arah dan satu tujuan. Kunci keberhasilan Satgas adalah koordinasi yang kuat, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta kesinambungan penanganan dari pengumpulan informasi sampai dengan penegakan hukum," kata Dudung.
(Rahmat Fiansyah)