sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Berantas Praktik Penyelundupan Benih Lobster

Economics editor Tangguh Yudha
12/10/2026 13:40 WIB
KKP resmi membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster (Satgas P2BBL) guna memberantas praktik penyelundupan benih lobster.
KKP membentuk Satgas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster guna memberantas praktik penyelundupan benih lobster. (Foto; iNews Media/Tangguh Yudha)
KKP membentuk Satgas Pemberantasan Pengeluaran Benih Bening Lobster guna memberantas praktik penyelundupan benih lobster. (Foto; iNews Media/Tangguh Yudha)

"Kebutuhan akan BBL yang dibutuhkan oleh negara tetangga kita yang sangat besar, itu yang menyebabkan masyarakat kita dengan mudahnya segera menjual benih bening lobster itu daripada dibesarkan yang butuh waktu dan biaya yang besar," ujarnya.

Selain permintaan yang tinggi, disparitas harga juga menjadi faktor pendorong penyelundupan benih lobster. Trenggono mengungkapkan, harga BBL di tingkat nelayan Indonesia berkisar Rp8.500 per ekor, sementara di Vietnam bisa mencapai Rp35.000 hingga Rp50.000 per ekor, bahkan berpotensi menembus Rp100.000 per ekor apabila pasokan semakin terbatas.

Trenggono pun berharap melalui Satgas P2BBL ini, pemerintah dapat mencegah praktik penyelundupan menjadi ancaman serius terhadap pemanfaatan sumber daya laut yang menyebabkan bocornya kekayaan negara.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman menyebut potensi benih bening lobster Indonesia perlu dikelola secara terukur untuk meningkatkan nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, praktik penyelundupan yang melibatkan jaringan di dalam maupun luar negeri menjadi ancaman serius bagi negara.

"Penyelundupan BBL bukan sekadar persoalan pengeluaran komoditas secara ilegal, persoalan ini berkaitan dengan hilangnya potensi ekonomi nasional, terganggunya pengembangan budidaya dalam negeri, serta berkurangnya manfaat sumber daya perikanan yang seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia," tuturnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement