IDXChannel - Pembiayaan multifinance ke sektor produktif pada Agustus 2026 terkontraksi 1,81 persen year on year (yoy) menjadi sebesar Rp241,88 triliun atau 44,44 persen dari total piutang pembiayaan.
Penyaluran pembiayaan ke sektor produktif terus didorong dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan tata kelola yang baik.
Kepala Eksekutif Pengawas Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyebut pada Agustus 2026, piutang pembiayaan perusahaan yang terafiliasi dengan ATPM tumbuh 2,29 persen yoy menjadi sebesar Rp233,28 triliun atau 45,38 persen dari total piutang pembiayaan.
"Pertumbuhan tersebut antara lain sejalan dengan pembiayaan kendaraan bermotor yang masih menjadi salah satu portofolio utama industri multifinance," kata Agusman Sabtu (10/10/2026).
Adapun laba bersih industri multifinance pada Agustus 2026 tumbuh 19,04 persen yoy menjadi sebesar Rp17,38 triliun. Laba industri multifinance diperkirakan tetap tumbuh positif hingga akhir tahun 2026.