Upaya memperluas akses keuangan juga menyasar kalangan pelajar melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (SimPel) yang melibatkan bank nasional dan bank daerah. Melalui program ini, anak-anak sekolah, termasuk siswa di Sekolah Rakyat binaan Presiden, mendapatkan kemudahan untuk membuka rekening tabungan perbankan dengan setoran awal sebesar Rp5.000.
Friderica menambahkan, penyaluran kredit dan pembiayaan daerah sebesar Rp53 triliun tersebut melibatkan 350 pelaku usaha jasa keuangan (PUJK). Keterlibatan berbagai entitas industri keuangan ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan masyarakat hingga ke berbagai wilayah Indonesia.
“Dari Rp53 triliun tersebut, ada 350 PUJK (Pelaku Usaha Jasa Keuangan) yang memberikan dukungan kepada masyarakat kita. Lembaga-lembaga pembiayaan ini bersama-sama meningkatkan akses keuangan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutur Friderica.
(Shifa Nurhaliza Putri)