IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, kesejahteraan nelayan masih menjadi salah satu persoalan yang belum berhasil dituntaskan pemerintah. Hal itu tercermin dari nilai tukar nelayan yang saat ini masih berada di level 103.
Zulhas mengatakan, kondisi tersebut berbeda dengan petani komoditas pangan, khususnya petani padi. Menurutnya, nilai tukar petani karbohidrat telah meningkat dari 116 menjadi 127. Sementara nilai tukar nelayan masih berada lebih rendah dari posisi tersebut.
"Kalau petani karbohidrat padi, nilai tukar dari 116 sudah kita naik 127 sudah jauh. Tapi yang nelayan ukuran jelas, 103 masih," kata Zulkifli dalam pidatonya dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana Proyek RBP REDD+ Green Climate Fund (GCF) di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, rendahnya tingkat kesejahteraan nelayan membuat kelompok tersebut membutuhkan dukungan pemerintah agar mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga, termasuk pendidikan anak. "Nelayan itu masih 103. Dia kalau enggak dibantu beras, enggak dibantu dana cash, enggak bisa sekolah anaknya. Enggak bisa," ujarnya.