Lebih jauh, Bahlil menegaskan pemerintah Indonesia selalu menghormati aturan dan perjanjian internasional. Namun, ia juga meminta negara lain memberikan penghormatan yang sama kepada Indonesia dalam hubungan bilateral.
"Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan, apalagi Menteri ESDM-nya. Sangat menghargai aturan. Tapi saya juga minta jangan di saat bersamaan kalian minta menghargai, susah minta dihargai, senang mengolok-olok negara lain," tegasnya.
Bahlil menekankan pentingnya prinsip kesetaraan atau equal treatment dalam hubungan antarnegara, khususnya di kawasan ASEAN. Menurutnya, penghormatan terhadap kontrak harus berjalan beriringan dengan sikap saling menghargai.
"Jadi kita harus equal treatment. Indonesia ini terlalu baik. Terlalu baik. Menghargai kontrak tapi harganya juga dong, hubungan antar negara. Harus sama-sama menghargai," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)