Untuk menjaga kesinambungan produksi di tengah ancaman El Nino, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pompanisasi, optimalisasi lahan, perbaikan irigasi, hingga penggunaan benih tahan kekeringan.
“Jadi, El Nino tidak perlu mengkhawatirkan karena kita sudah mengantisipasi sebelumnya. Dengan pompanisasi, oplah, irigasi kita perbaiki, kemudian benih tahan kekeringan,” kata Amran.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga produksi beras agar tetap berkelanjutan, sehingga ketahanan pasokan tidak hanya bergantung pada cadangan yang tersedia, tetapi juga ditopang kemampuan produksi dalam negeri.
Keberlanjutan swasembada beras tanpa impor menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk menghadapi periode peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Kementan terus memperkuat produksi domestik dan mengantisipasi risiko iklim agar pasokan beras tetap terjaga.
(NIA DEVIYANA)