Jaringan yang diperluas ini juga menghadirkan koneksi baru lima kali seminggu bagi pelanggan di Asia Pasifik menuju Dallas–Fort Worth melalui Anchorage, yang menyediakan akses tambahan ke salah satu pasar teknologi dan pusat data terkemuka di Amerika Serikat.
Koneksi ini memperkuat akses antara pusat-pusat manufaktur di Asia-Pasifik dan pelaku bisnis di wilayah Dallas–Fort Worth, sekaligus mendukung berbagai industri yang bergantung pada pengiriman barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap waktu, seperti semikonduktor, server, serta komponen penting lainnya yang mendukung pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Rantai Pasok Global Makin Terintegrasi, Volume Perdagangan Meningkat
Penambahan kapasitas ini dilakukan di tengah meningkatnya volume perdagangan trans-Pasifik dan semakin terintegrasinya rantai pasok global.
Berdasarkan Air Cargo Market Analysis dari International Air Transport Association (IATA), koridor perdagangan Asia–Amerika Utara mencatat pertumbuhan sebesar 9 persen secara tahunan pada Juli 2026, menjadikannya jalur perdagangan kargo udara utama dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Pada saat yang sama, Asia-Pasifik terus memainkan peran penting dalam rantai pasok teknologi global, dengan kontribusi sekitar 58 persen terhadap pendapatan industri semikonduktor dunia, berdasarkan laporan FedEx dan Frost & Sullivan pada 2026.