sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang MotoGP Mandalika 2026, InJourney Catat 66 Penerbangan Tambahan ke NTB 

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
18/09/2026 15:45 WIB
InJourney mencatat tambahan 66 penerbangan dari dan menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) pada penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Jelang MotoGP Mandalika 2026, InJourney Catat 66 Penerbangan Tambahan ke NTB (Foto: dok InJourney)
Jelang MotoGP Mandalika 2026, InJourney Catat 66 Penerbangan Tambahan ke NTB (Foto: dok InJourney)

IDXChannel - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat tambahan 66 penerbangan dari dan menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika.

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, tambahan penerbangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas NTB menjelang pelaksanaan ajang balap internasional yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

"Dalam diskusi hari ini, berbagai isu kami uraikan dan carikan solusi bersama termasuk konektivitas. Pada periode pekan ajang balap Grand Prix of Indonesia 2026 ini kami mencatat adanya tambahan 66 penerbangan dari dan ke NTB dan hampir semuanya merupakan pesawat berbadan besar atau wide body," ujar Maya dalam keterangan resmi, Kamis (17/9/2026).

Menurut Maya, kesiapan konektivitas menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran mobilitas wisatawan selama periode penyelenggaraan MotoGP Mandalika.  

Hal ini dibahas dalam Forum Diskusi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang melibatkan InJourney, ITDC, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Pemerintah Provinsi NTB, serta stakeholder terkait.

Forum tersebut membahas kesiapan berbagai sektor secara terintegrasi, mulai dari sirkuit dan operasional balap, transportasi dan konektivitas, keamanan, kesehatan, akomodasi, pariwisata, hingga keterlibatan masyarakat.

InJourney menilai penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan event olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan pariwisata Indonesia.

"Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekadar event olahraga internasional, tetapi merupakan katalis bagi pertumbuhan pariwisata Indonesia," kata Maya.

Dia mengatakan, keberlanjutan event berskala global menjadi kepentingan bersama karena berkaitan dengan momentum pertumbuhan pariwisata, peningkatan ekonomi daerah, devisa, hingga nation branding Indonesia.

Untuk itu, InJourney bersama stakeholder terkait terus melakukan berbagai peningkatan di The Mandalika. Maya menekankan pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, serta pelaku industri pariwisata.

Selain konektivitas, kesiapan akomodasi juga menjadi perhatian menjelang race week. Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini menyebut, tingkat okupansi akomodasi di NTB telah mendekati 100 persen dan diperkirakan terus meningkat seiring semakin dekatnya pelaksanaan MotoGP Mandalika.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar kunjungan wisatawan selama MotoGP tidak hanya memberikan pengalaman di dalam sirkuit, tetapi juga mendorong wisatawan menikmati berbagai destinasi, produk ekonomi kreatif, kuliner, dan pengalaman budaya di NTB.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement