"Mentan diminta menyiapkan rencana termasuk lahan dan seterusnya. Danantara nanti industrinya ya, mengonversi etanol itu yang paling memungkinkan ternyata dari tebu, ya. Menyiapkan lahannya lebih kurang 2 juta hektare," ujarnya.
Penyediaan lahan seluas 2 juta hektare tersebut rencananya akan memanfaatkan sejumlah wilayah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Sementara itu, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur industri pengolahannya.
Zulkifli menegaskan, percepatan ini merupakan langkah penting bagi Indonesia dalam melihat perkembangan dunia saat ini, di mana kebutuhan energi hijau dan mandiri menjadi sebuah keharusan.
"Setelah kita kaji dan seterusnya, dimungkinkan ya, dalam dua tahun mendatang kita sudah bisa, crude oil kita sudah bisa dicampur dengan E20 itu dalam 2 tahun," ujar Zulhas.
(Dhera Arizona)