Guncangan harga minyak berdampak pada biaya hidup, terutama transportasi. Akibatnya, rumah tangga cenderung lebih berhati-hati dalam pengeluaran.
Baca Juga:
Utang rumah tangga yang tinggi dan populasi yang menua juga diperkirakan membatasi pengeluaran konsumen, meskipun ada langkah-langkah fiskal pemerintah yang bertujuan untuk mendukung permintaan.
Pariwisata, pilar vital ekonomi Thailand, juga tidak mungkin memberikan banyak bantuan. Kedatangan wisatawan asing turun 3,2 persen secara tahunan per 1 Agustus.
Ekonomi Thailand diperkirakan tumbuh 2,0 persen pada 2026, menurut jajak pendapat bulan lalu. Bank Sentral Thailand memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 2,3 persen untuk tahun ini. (Wahyu Dwi Anggoro)