sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Pamer Rating S&P dan China Lianhe, Tegaskan Ekonomi RI Kokoh

Economics editor Tangguh Yudha
14/08/2026 16:21 WIB
Prabowo memamerkan penilaian dua lembaga pemeringkat, Standard & Poor's (S&P) dan China Lianhe Rating, terhadap perekonomian Indonesia.
Prabowo Pamer Rating S&P dan China Lianhe, Tegaskan Ekonomi RI Kokoh. (Foto: Aldi Chandra/iNews Media Group)
Prabowo Pamer Rating S&P dan China Lianhe, Tegaskan Ekonomi RI Kokoh. (Foto: Aldi Chandra/iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memamerkan penilaian dua lembaga pemeringkat, Standard & Poor's (S&P) dan China Lianhe Rating, terhadap perekonomian Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut memberikan penilaian positif yang menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh.

Prabowo mengatakan S&P pada 13 Juli 2026 mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Menurutnya, peringkat tersebut menunjukkan Indonesia masih berada dalam kategori investment grade.

"Ini pengakuan dunia terhadap kokohnya perekonomian Indonesia, dan Indonesia tetap berada pada kategori investment grade," katanya dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dia menyebut S&P menilai Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh. Selain itu, kebijakan makroekonomi Indonesia dinilai secara umum berhati-hati, sementara beban utang relatif prudent dan sustainable dibandingkan negara-negara setara.

"S&P bahkan menilai Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh, kebijakan makroekonomi yang secara umum berhati-hati, serta beban utang yang relatif prudent dan sustainable dibandingkan negara-negara setara. Ini bukan kata pemerintah, ini bukan kata saya, ini penilaian mereka terhadap kita," lanjutnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement