Bauran energi dari batubara di 2030 sekitar 40,7 persen, diproyeksikan menurun di 2040 menjadi 28,9 persen, di 2050 terus turun menjadi 19,1 persen, dan di 2060 turun menjadi 7,8 persen.
"Angka 38,7 persen kebutuhan minyak mentah kilang domestik di 2025 dipenuhi dari impor, 34,2 persen kebutuhan BBM domestik di 2025 dipenuhi dari impor, dan 80,6 persen kebutuhan LPG domestik di 2025 dipenuhi dari impor," katanya.
"Oleh karena itu perlu dilakukan diversifikasi sumber dan jalur impor energi agar tidak bergantung pada sumber tertentu. Hal tersebut menjadi satu dari empat langkah prioritas untuk mengurangi ketergantungan akan impor," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)