sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dilema Pengadaan KRL: Impor Terbentur Aturan, Produksi dalam Negeri Belum Cukup

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
04/10/2026 19:07 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan dilema dalam memenuhi kebutuhan kereta rel listrik (KRL).
Dilema Pengadaan KRL: Impor Terbentur Aturan, Produksi dalam Negeri Belum Cukup. (Foto iNews Media Group)
Dilema Pengadaan KRL: Impor Terbentur Aturan, Produksi dalam Negeri Belum Cukup. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan dilema dalam memenuhi kebutuhan kereta rel listrik (KRL). Kebutuhan armada terus meningkat, sementara impor KRL bekas terbentur aturan dan kapasitas produksi dalam negeri masih perlu dikaji.

Dudy menyebut kebutuhan KRL saat ini mencapai sekitar 105 trainset, sedangkan armada yang tersedia baru sekitar 80 trainset. Artinya, masih ada kekurangan sekitar 25 trainset.

"Ini bukan perkara yang mudah. Ada kebutuhan, tapi juga ada kendala dari produksi. Jadi saya tidak bisa mengatakan harus impor, harus dalam negeri," kata Dudy di Bandung, ditulis Minggu (4/10/2026).

Menurut dia, pemerintah akan mempertemukan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, PT KAI, PT INKA, hingga Danantara untuk merumuskan skema pemenuhan kebutuhan KRL.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement