Hariyadi menambahkan, kunjungan penonton konser berskala internasional umumnya tidak hanya berlangsung singkat, melainkan juga berpotensi memperpanjang masa tinggal (length of stay) wisatawan di destinasi tuan rumah.
"Mereka kan bisa juga stay-nya itu juga bisa lama. Bisa gak cuman datang terus pulang lagi tuh bisa. Kalau istilahnya jumlahnya besar tuh bisa, stay-nya juga bisa lebih lama. Jadi intinya bisnis yang terkait dengan konser ini bagus lah untuk ekonomi," lanjutnya.
Ia pun mencontohkan keberhasilan Singapura yang terbukti agresif mendatangkan berbagai gelaran dunia seperti ajang Formula 1 (F1) hingga konser mega bintang demi mendongkrak sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).
"Kalau enggak, Singapura kan ngapain juga tuh sampai F1 aja dia bela-belain, kan gitu. Yang namanya MICE impact-nya emang besar," kata Hariyadi.
(Nur Ichsan Yuniarto)