IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mecatat kinerja Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan pada triwulan III 2026 meningkat dan tetap berada pada fase ekspansi (indeks >50 persen), tecermin dari PMI-BI sebesar 52,28 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada triwulan sebelumnya sebesar 51,43 persen.
Berdasarkan komponen pembentuknya, komponen Volume Persediaan Barang Jadi, Volume Produksi, dan Volume Total Pesanan tercatat meningkat dan berada pada fase ekspansi.
Berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), PMI-BI pada sebagian besar Sub-LU juga berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Barang Galian Bukan Logam, diikuti Industri Makanan dan Minuman, Industri Logam Dasar, Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik, serta Industri Tekstil dan Pakaian Jadi.
“Perkembangan tersebut sejalan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang mengindikasikan kinerja kegiatan LU Industri Pengolahan meningkat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,53 persen,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
Kinerja Komponen Jumlah Tenaga Kerja pada triwulan III 2026 juga mencatatkan perbaikan meskipun masih berada di zona kontraksi (indeks <50 persen) dengan indeks sebesar 49,58 persen, lebih tinggi dibandingkan 48,65 persen pada triwulan sebelumnya.