sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Ungkap 3 Strategi Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong UMKM hingga Digitalisasi

Banking editor Iqbal Dwi Purnama
18/10/2026 20:25 WIB
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tiga strategi utama untuk memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
BI Ungkap 3 Strategi Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong UMKM hingga Digitalisasi. (Foto: Doc idxc)
BI Ungkap 3 Strategi Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong UMKM hingga Digitalisasi. (Foto: Doc idxc)

IDXChannel – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tiga strategi utama untuk memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Ketiganya mencakup integrasi rantai nilai halal dari hulu ke hilir, perluasan akses pembiayaan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui digitalisasi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro mengatakan, penguatan ketiga aspek tersebut diperlukan agar potensi ekonomi syariah Indonesia dapat dikonversi menjadi kegiatan usaha yang lebih produktif, meningkatkan daya saing, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

"Setidaknya ada tiga hal yang perlu kita perkuat. Pertama, integrasi rantai nilai halal dari hulu ke hilir, mulai dari pemberdayaan usaha, sertifikasi halal, hingga akses perdagangan dan pembiayaan," ujar Solikin dalam sambutannya pada penutupan ISEF ke-13 tahun 2026 di JCC Senayan, Minggu (18/10/2026).

Strategi kedua adalah memperluas akses pembiayaan syariah melalui inovasi serta integrasi keuangan sosial dan komersial. Menurut Solikin, akses pembiayaan perlu terhubung dengan aktivitas ekonomi produktif agar mampu mendorong perkembangan usaha dan memperkuat ekosistem industri halal.

Sementara itu, strategi ketiga berfokus pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah yang didukung digitalisasi. Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan keuangan syariah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak lapisan masyarakat.

Solikin menekankan bahwa ketiga strategi tersebut harus dijalankan secara bersamaan karena saling berkaitan. Usaha produktif membutuhkan akses pembiayaan dan pasar, sedangkan pembiayaan memerlukan ekosistem usaha yang kuat. Di sisi lain, perkembangan ekosistem juga perlu didukung masyarakat yang memahami dan percaya terhadap manfaat ekonomi dan keuangan syariah.

"Usaha produktif membutuhkan akses pembiayaan dan pasar, lalu pembiayaan membutuhkan ekosistem usaha yang kuat dan ekosistem yang berkembang perlu ditopang oleh masyarakat yang mampu memahami dan percaya kepada manfaat dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement