sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Diprediksi Tertahan di Kisaran Rp18 Ribu hingga Akhir 2026, Ini Penyebabnya

Banking editor Anggie Ariesta
29/09/2026 22:02 WIB
Pergerakan rupiah dalam sisa tiga bulan menuju akhir tahun tergolong relatif terbatas.
Rupiah Diprediksi Tertahan di Kisaran Rp18 Ribu hingga Akhir 2026, Ini Penyebabnya. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Diprediksi Tertahan di Kisaran Rp18 Ribu hingga Akhir 2026, Ini Penyebabnya. Foto: iNews Media Group.

Lebih lanjut, Frederic mengungkapkan bahwa tekanan spesifik (idiosyncratic risk) terhadap rupiah yang sempat bergejolak pada awal tahun kini telah dapat diatasi secara efektif. Stabilitas ini merupakan hasil dari respons kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan secara terukur.

“Pesan utamanya di sini adalah tidak lagi ada kelemahan rupiah yang spesifik yang kita miliki awal tahun. Itu telah teratasi,” kata dia. 

Seiring berangsur pulihnya stabilitas mata uang dan mulai kembalinya arus modal asing (capital inflow), HSBC memproyeksikan BI sudah berada di penghujung siklus pengetatan moneter (monetary tightening cycle) dengan memperkirakan maksimal tinggal tersisa satu kali kenaikan suku bunga lagi sebelum berhenti.

“Kita hampir di akhir siklus moneter di Indonesia. Kami berpikir ada satu lagi kenaikan yang akan datang pada tahun ini, tapi kemudian itu adalah penghujung siklus,” ujarnya.

Frederic menambahkan, dengan terkendalinya isu makroekonomi dan nilai tukar, fokus pembangunan Indonesia ke depan diproyeksikan bergeser ke arah penguatan reformasi struktural, seperti akselerasi infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penyederhanaan regulasi, hingga transisi energi.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement