Di antaranya, sekitar 17 ribu UMKM KUR Mikro naik ke segmen KUR Kecil dan komersial, sekitar 4 ribu UMKM KUR Kecil masuk ke segmen komersial, serta sekitar seribuan UMKM naik dari segmen mikro ke segmen small and medium enterprise (SME).
Komitmen terhadap ekonomi berkelanjutan juga diwujudkan melalui inovasi pembiayaan hijau dan instrumen keuangan berkelanjutan. Selain menerbitkan Sustainable Sukuk dengan total Rp8 triliun, BSI meluncurkan Sustainability-Linked Financing pertama di Indonesia senilai Rp1,5 triliun untuk Tol Bali Mandara. Di bidang sosial dan lingkungan, BSI juga menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), menggunakan kendaraan operasional ramah lingkungan, serta menerapkan carbon tracking.
“Langkah ini sejalan dengan penguatan Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian,” pungkasnya.
(Shifa Nurhaliza Putri)