sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gubernur BI Ungkap Alasan Kredit Nganggur Perbankan Capai Rp2.548 Triliun

Banking editor Anggie Ariesta
25/09/2026 11:45 WIB
Destry Damayanti menjelaskan bertahannya porsi kredit "nganggur" tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika dari sisi permintaan (demand) maupun penawaran.
Gubernur BI Ungkap Alasan Kredit Nganggur Perbankan Capai Rp2.548 Triliun. Foto: iNews Media Group.
Gubernur BI Ungkap Alasan Kredit Nganggur Perbankan Capai Rp2.548 Triliun. Foto: iNews Media Group.

Meski demikian, Destry mencermati adanya geliat dari sektor swasta yang mulai aktif mengajukan pinjaman, yang kemudian menjadi pertimbangan bank sentral dalam mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate).

"Tapi data terakhir, kita melihat sektor swasta itu sudah mulai bergerak. Sudah mulai bergerak naik,” tuturnya. 

“Jadi artinya dari sisi demand-nya, itu sudah mulai ada. Geliat untuk melakukan kredit," kata Destry.

"Nah, inilah yang membuat kenapa juga kami kemarin menahan suku bunga, ya, BI Rate kami, karena kami melihat ini ada potensi,” ujar dia.

Sementara dari sisi penawaran, appetite atau minat perbankan dalam menyalurkan kredit sempat tertahan oleh melandainya permintaan pasar. Alhasil, perbankan cenderung mengalokasikan likuiditasnya pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement