Perusahaan tersebut baru-baru ini mengumpulkan dana sebesar USD122 miliar pada Maret 2026, yang mengerek valuasinya menjadi USD852 miliar.
OpenAI, Anthropic, dan perusahaan AI lainnya sering menggembar-gemborkan pendapatan tahunan mereka sebagai metrik pertumbuhan utama. Namun, tidak semua perusahaan mengukurnya dengan cara yang sama.
Berbeda dengan OpenAI, Anthropic memasukkan penjualan yang dilakukan pihak ketiga dalam perhitungan pendapatannya. Pendapatan tahunan Anthropic mencapai USD65 miliar pada akhir Juli.
Bulan lalu, beberapa media melaporkan bahwa OpenAI memproyeksikan pendapatan tahunan sekitar USD70 miliar. Baru-baru ini, the Financial Times mengungkapkan bahwa angka sebenarnya hanya USD50 miliar, jauh lebih rendah dari laporan sebelumnya. Perbedaan tersebut karena investor OpenAI mencoba menghitung pendapatan tahunan perusahaan menggunakan metode yang sama dengan Anthropic.
Pada Kamis, saham teknologi memimpin penurunan di S&P 500 setelah laporan bahwa pendapatan tahunan OpenAI ternyata lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)