Dewan direksi telah menyetujui kelas saham biasa baru (Kelas C) yang akan diperdagangkan di bursa namun tidak memiliki hak suara, yang akan berlaku efektif mulai 19 Januari 2027.
Meta berencana membagikan satu saham Kelas C untuk setiap saham Kelas A dan Kelas B yang beredar sebagai dividen saham satu kali. Langkah ini diperkirakan akan memberikan efek yang serupa dengan pemecahan saham (stock split) dua-untuk-satu terhadap harga pasar saham Kelas A, tanpa mengubah hak suara para pemegang saham.
Saham baru ini ditujukan untuk memberikan fleksibilitas tambahan bagi Meta dalam hal penggalangan modal, kompensasi karyawan, akuisisi, dan tujuan korporat lainnya. Keputusan ini direkomendasikan secara bulat oleh komite khusus yang terdiri dari direktur independen dan telah disetujui melalui persetujuan tertulis dari para pemegang saham.
Dalam sesi pembahasan kinerja keuangan, Zuckerberg menyoroti daya tarik awal dari produk AI bernama Muse, dengan menyebutkan bahwa sekitar 25 persen pengguna yang mengunduh produk tersebut memanfaatkannya setiap hari. Meta berencana membangun jaringan Muse berskala besar yang memungkinkan agen AI untuk saling berkolaborasi, ujarnya.
Zuckerberg mengakui bahwa untuk saat ini, menjalankan Muse membutuhkan daya komputasi yang sangat besar, namun ia memperkirakan sistem ini akan menjadi sangat menguntungkan seiring dengan meningkatnya efisiensi komputasi.