IDXChannel - Surat kabar Amerika Serikat (AS) New York Times menuduh perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI melakukan pencurian konten berita dengan skala besar.
Dilansir dari CNA pada Jumat (18/9/2026), New York Times mengeklaim OpenAI menggunakan jutaan artikel berita untuk melatih model AI-nya.
Tuduhan itu tercantum dalam dokumen pengadilan yang dirilis pekan ini. Surat kabar tersebut menggugat OpenAI tiga tahun lalu di pengadilan federal New York karena diduga mencuri materi berhak ciptanya untuk melatih model AI unggulannya, ChatGPT.
Microsoft juga ikut menjadi pihak tergugat dalam kasus ini. Raksasa teknologi itu merupakan salah satu investor utama OpenAI.
Beberapa penerbit berita lainnya juga bergabung dalam gugatan tersebut, termasuk CNET, Mother Jones, dan The Intercept.
Mereka menuntut ganti rugi untuk setiap artikel yang diduga dicuri dan digunakan oleh model OpenAI, meskipun belum jelas berapa total jumlah denda yang dapat dicapai.
OpenAI telah menandatangani perjanjian lisensi konten dengan banyak penerbit berita di seluruh dunia sejak meluncurkan ChatGPT pada akhir 2022, tetapi kekhawatiran tetap ada bahwa perangkat lunak AI generatif mengurangi lalu lintas ke situs berita.
Microsoft dan OpenAI berargumen bahwa penggunaan konten berita yang mereka lakukan tidak melanggar prinsip fair use atau penggunaan wajar. Putusan hakim diperkirakan diumumkan paling cepat pada 2027. (Wahyu Dwi Anggoro)