Laporan triwulanan ini dirilis hanya beberapa hari setelah Microsoft menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada sekitar 60.000 karyawan, kira-kira seperempat dari tenaga kerjanya, karena raksasa teknologi ini banyak berinvestasi dalam kecerdasan buatan (AI).
Ini adalah tawaran pengunduran diri sukarela kedua yang diberikan Microsoft kepada karyawan tahun ini, setelah memberikan opsi pensiun dini kepada tujuh persen dari tenaga kerjanya di AS pada April.
Microsoft memiliki 223.000 karyawan secara global pada akhir Juni, turun dari 228.000 pada akhir 2025. (Wahyu Dwi Anggoro)